Membuat Installer Windows 8 Bootable pada USB Flash Drive


Saat ini, PC hampir dipastikan menyediakan USB Port yang tentunya mendukung USB Flash Drive. USB Flash Drive memiliki kecepatan baca/tulis yang cukup baik, jauh lebih baik daripada CD/DVD yang umumnya dipakai. USB Flash Drive ini dapat dimanfaatkan menjadi media instalasi Windows. Barikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat installer Windows 8 yang bootable pada USB Flash Drive dengan memanfaatkan Command Line.
Note: Cara berikut ini juga berlaku untuk membuat installer Windows Vista/7/8 dan juga Windows Server 2008/2012.

Persiapan

Hal yang harus dimiliki untuk membuat installer Windows 8 pada USB Flash Drive yaitu

  1. USB Flash Drive, berkapasitas cukup untuk menyimpan installer Windows, disarankan minimal 8 GB.
  2. DVD Installer Windows, dapat berupa ISO maupun Disk.
  3. PC dengan sistem operasi Windows.

Langkah 1: Siapkan DVD Instalasi Windows

Siapkan DVD Instalasi Windows Anda. Jika berupa piringan DVD, maka cukup memasukannya ke dalam DVD Drive.

Jika berupa ISO image, maka image tersebut harus di-mount. Pada Windows 8 ke atas, ISO dapat langsung di-mount langsung tanpa program tambahan dengan cara membuka dengan Mount dari Windows Explorer. Pengguna Windows 7 ke bawah dapat menggunakan program bantuan, seperti Daemon Tools Lite yang tersedia secara gratis.

Langkah 2: Format USB Flash Drive

USB Flash Drive akan diformat menjadi NTFS. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memformat USB Flash Drive.

  1. Masukkan USB flash drive ke komputer
  2. Jalankan Command Prompt dengan mode administrator (Run as administrator).
  3. Ketikan diskpart
  4. Jalankan perintah berikut satu-per-satu pada program DISKPART:
    DISKPART> list disk                   /* melihat daftar drive yang terhubung ke komputer */
    DISKPART> select disk #               /* # merupakan nomor drive pada list yang ditampilkan pada perintah sebelumnya */
    DISKPART> clean                       /* hapus semua partisi */
    DISKPART> create partition primary    /* membuat partisi primary */
    DISKPART> select partition 1          /* memilih partisi yang baru dibuat */
    DISKPART> active                      /* mengaktifkan partisi */
    DISKPART> format FS=NTFS quick        /* format partisi tersebut dengan NTFS */
    DISKPART> assign                      /* memberikan huruf pada drive */
    DISKPART> exit                        /* keluar dari Disk Partition */

    USB flash drive akan muncul pada Windows Explorer dan akan memiliki huruf drive, misalnya F:\.

Langkah 3: Membuat USB Flash Drive menjadi Bootable

Sekarang, saatnya untuk membuat  USB flash drive menjadi bootable sebelum dilakukan peng-copy-an data. Akan digunakan Boot Sector Registration Tool (bootsect.exe) yang tersedia pada direktori boot dalam DVD instalasi Windows.

  1. Jalankan Command Prompt dengan mode administrator (Run as administrator), atau boleh menggunakan jendela Command Prompt sebelumnya jika belum ditutup.
  2. Ketikan perintah berikut
    C:\Windows\System32> G:
    G:\> cd boot
    G:\> bootsect /nt60 F:

    Catatan:

    • F: adalah USB Drive
    • G: adalah Drive DVD instalasi Windows

Copy DVD Instalasi Windows 8 ke USB Flash Drive

Copy-kan file instalasi Windows ke USB, dapat dilakukan melalui Windows Explorer atau perintah berikut pada Command Prompt

XCOPY G:\*.* F:\ /E /F /H
Advertisements

Mereset Password Windows 7


Anda mungkin pernah tanpa sengaja lupa password Windows sehingga Anda tidak dapat mengakses Windows. Berikut ini adalah cara untuk menghapus password Windows dengan menggunakan akun Administrator bawaan Windows.

Prasyarat

Untuk memulainya, setidaknya Anda memiliki akses ke Registry Windows 7. Hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan Windows PE (Windows Preinstallation Environment) atau Windows RE (Windows Recovery Environment).

Windows PE (WinPE) merupakan versi ringan dari sistem operasi Windows yang digunakan untuk merancang/membangun/memperbaiki suatu sistem dan bersifat tidak permanen. WinPE dapat dibuat dengan piranti khusus, misal Windows Automated Installation Kit (WAIK), BartPE, dan WinBuilder.

Windows RE sebenarnya dibuat berdasarkan Windows PE. Windows RE dirancang khusus untuk memperbaiki Windows saat Windows tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya (untuk recovery). Windows RE tersedia dalam DVD Instalasi Windows 7 (semenjak Vista sudah tersedia).

Meng-enable Built-in Administrator

Pada cara berikut akan memanfaatkan Windows RE pada DVD Instalasi Windows 7. Untuk Windows PE/RE lainnya tinggal menyesuaikan.

  1. Masukan DVD Instalasi Windows 7. Booting-lah dari DVD tersebut.
  2. Setelah masuk, pilihlah Bahasa/Lokalisasi/Jenis Input.
  3. Pilihlah Repair your computer
  4. Ikuti petunjuk sampai masuk ke System Recovery Options
  5. Pilihlah menu Command Prompt
  6. Ketikan regedit
  7. Setelah Registry Editor terbuka, masuklah ke HKEY_LOCAL_MACHINE (HKLM)
  8. Klik File | Load Hive
  9. Pilihlah file SAM di direktori %Windows%\System32\Config. Tentukan nama, misal test.
  10. Navigasi ke HKLM\test\SAM\Domains\Accounts\Users\Names\Administrator
  11. Lihat pada Value (Default).
  12. Pada kasus penulis ditemukan nilai 0x1f4. Navigasilah ke key HKLM\test\SAM\Domains\Accounts\Users00001F4 (di mana 000001F4 adalah nilai dari (Default)).
  13. Edit entri F. Kotak dialog akan muncul, pindah ke posisi 0038.
  14. Jika built-in administrator tidak aktif, maka pada posisi 0038 akan bernilai “11″, gantilah dengan “10″. NOTE: Mengubah nilai entry registry cukup rentan kesalahan, maka berhati-hatilah jangan sampai salah.
  15. Pilih kembali key HKLM\test, klik File | Unload Hive
  16. Restart PC Anda, setelah itu akun built-in Administrator dapat digunakan tanpa proteksi password.

Mengatur Akun Pengguna Windows

Dengan memanfaatkan built-in administrator yang baru saja diaktifkan pada langkah sebelumnya, dapat mengatur keberadaan akun pengguna lainnya.

  1. Login-lah dengan akun built-in Administrator. Sangat disarankan masuk pada safe mode (cara masuk safe mode dengan menekan [F8] sebelum awal masuk Windows).
  2. Buka Control Panel. Masuk ke bagian User Accounts and Family Safety, lalu User Accounts.
  3. Klik Manage another user account. Pilihlah user yang akan diatur.
  4. Di sini, Anda dapat Mengganti Nama Akun, Mereset Password, Menghapus Password, dll.
  5. Jika Anda ingin menghapus password, klik Remove the password.
Demikian dengan built-in administrator, Anda dapat menyelamatkan akun Windows yang passwordnya tidak diketahui. Disarankan untuk men-disable kembali akun builtin administrator Anda kembali, dengan mengembalikan setting di atas.

Menampilkan Extensi File pada Windows


Secara default, operating system Windows tidak menampilkan ekstensi file. Padahal, ekstensi file sangat berguna untuk mengenali jenis file tersebut.

Untuk menampilkan ekstensi file tersebut, cukup mengatur setting dari Folder Options. Caranya, buka Windows Explorer, klik Organize (pada bagian kiri atas jendela), lalu pilih Folder and search options.

Folder Options

Setelah itu klik tab View. Hilangkan tanda check pada “Hide extentions for known file types”. Klik OK. Ekstensi file akan ditampilkan.

File ekstensi akan ditampilkan pada Windows Explorer

How to Add “Open command window here” Context Menu Option?


Open command window here context menu option merupakan menu yang sangat berguna dan membantu user terutama dalam membuka secara cepat Command Prompt (cmd.exe) yang langsung aktif pada folder/direktori yang dipilih.

Open command window here pada Windows Vista/7

Sebenarnya menu Open command window here sudah tersedia langsung pada Windows Vista dan generasi penerusnya termasuk Windows 7. Tetapi Microsoft memutuskan untuk meregister menu Open command window here ini sebagai extended verb, yang artinya, user membutuhkan klik kanan folder sambil menekan tombol [Shift].
(Note: Bagi pengguna Windows XP, lihat di sub bagian paling akhir)
Open command window here sebagai extended verb

Bagaimana Memunculkan Menu “Open command window here” Secara Default?

Sebenarnya Anda dapat dengan mudah menambahkan/menampilkan Open command window here hanya dengan klik kanan tanpa menekan tombol [Shift]. Cukup dengan sedikit memodifikasi registry. Caranya cukup ikuti langkah berikut

Screenshot003
  • Klik Start, ketikan regedit.exe (Registry Editor)
  • Navigasi ke key HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\cmd
  • Jika diperlukan, backup key ini, mungkin dikemudian hari Anda ingin mengembalikannya.
  • Pada panel sebelah kanan, hapus REG_SZ value yang bernama Extended
  • Tutup Registry Editor

Maka Open command window here akan muncul hanya dengan klik kanan directory tanpa harus menekan tombol [Shift].

Bisakah Membuat “Open command window” yang berjalan (run as) sebagai Administrator?

Jawabannya tentu bisa. Terkadang beberapa folder memerlukan akses user sebagai Administrator, misalnya saja untuk mengubah folder Windows/Program Files. Untuk menampilkannya menu Open command prompt here (Administrator), ketikan script berikut pada notepad

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas]
@="Open command window here (Administrator)"

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas\command]
@="cmd.exe /s /k pushd \"%V\""

Simpan degan Save as type All Files (*.*) dan File name cmd-window-here-admin.reg

Atau jika ingin menerapkan menu Open command prompt here (Administrator) sebagai extended verb, ketikan script berikut di notepad

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas]
@="Open command window here (Administrator)"
"Extended"=""

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas\command]
@="cmd.exe /s /k pushd \"%V\""

Simpan degan Save as type All Files (*.*) dan File name cmd-window-here-admin-extended.reg

Jalankan cmd-window-here-admin.reg atau cmd-window-here-admin-extended.reg dan klik Merge.

Screenshot004

Untuk menghapusnya cukup simpan sebagai file *.reg dan jalankan script berikut

Windows Registry Editor Version 5.00

[- HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas]

Open command window here pada Windows XP

Memang Windows XP tidak menyediakannya secara langsung, tetapi dapat dibuat menu tersebut. Buka notepad dan ketikan text berikut

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\cmd]
@="Open command window here"

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\cmd\command]
@="cmd.exe /s /k pushd \"%L\""

Simpan degan Save as type All Files (*.*) dan File name cmd-window-here-xp.reg. Dan jalankan script tersebut.

User Account Control – Menonaktifkan Pemblokiran Desktop (PromptOnSecureDesktop)


User Account Control Dengan alasan keamanaan, setiap kali akan meng-install sebuah aplikasi di Windows Vista ke atas (termasuk Windows 7 dan Windows Server 2008), sistem operasi ini secara default akan menampilkan window User Account Control (UAC) disertai dengan kondisi lingkungan desktop yang berubah warna menjadi gelap. Ternyata perubahan warna tersebut dapat dihindari dengan sedikit memodifikasi DWORD Value yang ada dalam registry.

Caranya, buka Registry Editor (Start | Ketikan "regedit" | Jalankan regedit.exe). Navigasi ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System. Cari DWORD value "PromptOnSecureDesktop". (Jika tidak menemukannya, dapat dibuat dengan klik kanan mouse, dan pilih "New|DWORD (32-bit) Value" dan beri nama "PromptOnSecureDesktop")

UAC - DisablePromptSecureDesktopRegistry

Selanjutnya, lakukan modifikasi terhadap DWORD Value tersebut menjadi 0.

Sticky Notes: Membuat Catatan pada Desktop


Microsoft rupanya memberikan sebuah program kecil bawaan pada Windows Vista ke atas (termasuk Windows 7) yang dapat membantu mengingatkan kita hal-hal penting yang harus Anda lakukan atau catatan penting seputar kerja dan kegiatan Anda.

Tempatkan Sticky Notes sesuai kebutuhan Andag

Sticky Notes bisa dimunculkan di layar desktop. Jalankan aplikasi ini (klik Start lalu ketik Sticky Notes), lalu mulai mengetik dengan tombol keyboard.
Untuk mengubah warna note, klik kanan note dan pilih warna yang diinginkan.
Untuk menambah note klik tanda + pada bar kecil note.
Untuk menutupnya tekan [Alt] + [F4]

Note ini dapat ditempatkan si semua bagian desktop. Jadi tidak menutup kemungkinan Anda memecahnya menjadi banyak note. Namun jangan sampai di layar desktop ditempatkan terlampau banyak notes, atau Anda akan pusing sendiri melihat tumpukan notes yang berantakan di hadapan Anda.

Root Explorer: Folders Panel yang Lebih Spesifik


Biasanya ketika membuka Windows Explorer terdapat sebuah panel yang sangat berguna yaitu Folders Panel. Folder panel berguna untuk membuka folder dan melihar struktur pohon (tree/hierarchi) dari sebuah komputer. Secara default, folder panel terdapat di sebelah kiri. Jika ingin menampilkannya pada Windows XP (berlaku juga pada Windows Vista, 7), cukup klik “Folders” pada toolbar.

Explorer biasa dengan root folder Desktop

Tetapi Folders Tree yang muncul berpusat pada Desktop. Bagaimana jika kita ingin berfokus pada suatu folder tertentu? Caranya cukup buka “Start|Run” ketikan

explorer.exe /e,/root,%NamaFolder%

dengan %NamaFolder% adalah alamat folder tersebut.
Misalnya ingin berfokus pada D:\ITB\Semester 4, ketikan di kotak Run

explorer.exe /e,/root,D:\ITB\Semester 4

Sehingga akan terbuka

Root Explorer yang Berubah

Membuat Cara Cepat Root Explorer – Dengan Klik Kanan Folder

Root Explorer Menu

Silahkan buat file baru dengan ekstensi *.reg dan masukan string berikut ini

RootExplorer_Install.reg

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RootExplorer\]
@="&Root Explorer"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RootExplorer\\command]
@="\"explorer.exe\" /e,/root,\"%1\""

RootExplorer_Uninstall.reg

Windows Registry Editor Version 5.00
[-HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RootExplorer\]

Kalo ingin membuat menu tersebut, tinggal jalankan file RootExplorer_Install.reg dan jika ingin membuang menu tersebut, jalankan RootExplorer_Uninstall.reg.

Penggunaannya cukup klik kanan folder, dan pilih Root Explorer.