Fixing adb “Device not found” with Nexus 5 devices in Recovery Mode

Yesterday (June 20th, 2014), Google announced Android 4.4.4 update for some Nexus devices, including Nexus 5. But, when I tried to manual install the OTA update by entering the device to recovery mode and install from adb sideload, there was a problem. My Nexus 5 device did not detect while in adb sideload mode.

adb: device not found

I followed this instruction Fixing adb “Device not found” with Nexus 7/Android devices in Recovery Mode on my Windows 8.1 machine and gave me this error:

Driver Install Error

Install Error: The hash for the file is not present in the specified catalog file. The file is likely corrupt or the victim of tampering.

If you have same problem with me, you can fix this error by following this step.

  1. Install original Google USB Driver.
  2. Open your Device Manager (Right click Windows Start logo > Device Manager).
  3. You will see Nexus 5 devices under Other devices group.
  4. Right click on Nexus 5, and then click Update Driver Software.
  5. Select Browse my computer for driver software.
  6. Click Let me pick from a list of device drivers on my computer.
  7. Choose Android Device and then Next.
  8. Choose Manufacture: Google and then model: Android Composite ADB Interface.

  9. Windows will warn you about incompatibility driver. You can just click Yes to continue the process.

Now, your Nexus 5 driver will be detected in recovery mode, so you can continue your Nexus 5 OTA update.


Run VMware/VirtualBox and Hyper-V on Same Machine

Sometimes, you have to use VMware or VirtualBox, but you have Hyper-V installed on your machine (usually to develop Windows Phone application). VMware or VirtualBox can’t run side-by-side with Hyper-V. They have different type of Hypervisor.

If you want to run VMware/VirtualBox and Hyper-V on same machine (but not side-by-side), you can set-up your hypervisor launch options in BCD. Simply, open Administrator’s Command Prompt (Run as administrator) and then:

Disable Hypervisor Launch Options: to run VMware or VirtualBox

C:\WINDOWS\system32>bcdedit /set hypervisorlaunchtype off
The operation completed successfully.


Enable Hypervisor Launch Options: to run Hyper-V

C:\WINDOWS\system32>bcdedit /set hypervisorlaunchtype auto
The operation completed successfully.

Don’t forget to reboot your machine. And voilà: you can use Hypervisors that you want.

Membuat Installer Windows 8 Bootable pada USB Flash Drive

Saat ini, PC hampir dipastikan menyediakan USB Port yang tentunya mendukung USB Flash Drive. USB Flash Drive memiliki kecepatan baca/tulis yang cukup baik, jauh lebih baik daripada CD/DVD yang umumnya dipakai. USB Flash Drive ini dapat dimanfaatkan menjadi media instalasi Windows. Barikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat installer Windows 8 yang bootable pada USB Flash Drive dengan memanfaatkan Command Line.
Note: Cara berikut ini juga berlaku untuk membuat installer Windows Vista/7/8 dan juga Windows Server 2008/2012.


Hal yang harus dimiliki untuk membuat installer Windows 8 pada USB Flash Drive yaitu

  1. USB Flash Drive, berkapasitas cukup untuk menyimpan installer Windows, disarankan minimal 8 GB.
  2. DVD Installer Windows, dapat berupa ISO maupun Disk.
  3. PC dengan sistem operasi Windows.

Langkah 1: Siapkan DVD Instalasi Windows

Siapkan DVD Instalasi Windows Anda. Jika berupa piringan DVD, maka cukup memasukannya ke dalam DVD Drive.

Jika berupa ISO image, maka image tersebut harus di-mount. Pada Windows 8 ke atas, ISO dapat langsung di-mount langsung tanpa program tambahan dengan cara membuka dengan Mount dari Windows Explorer. Pengguna Windows 7 ke bawah dapat menggunakan program bantuan, seperti Daemon Tools Lite yang tersedia secara gratis.

Langkah 2: Format USB Flash Drive

USB Flash Drive akan diformat menjadi NTFS. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memformat USB Flash Drive.

  1. Masukkan USB flash drive ke komputer
  2. Jalankan Command Prompt dengan mode administrator (Run as administrator).
  3. Ketikan diskpart
  4. Jalankan perintah berikut satu-per-satu pada program DISKPART:
    DISKPART> list disk                   /* melihat daftar drive yang terhubung ke komputer */
    DISKPART> select disk #               /* # merupakan nomor drive pada list yang ditampilkan pada perintah sebelumnya */
    DISKPART> clean                       /* hapus semua partisi */
    DISKPART> create partition primary    /* membuat partisi primary */
    DISKPART> select partition 1          /* memilih partisi yang baru dibuat */
    DISKPART> active                      /* mengaktifkan partisi */
    DISKPART> format FS=NTFS quick        /* format partisi tersebut dengan NTFS */
    DISKPART> assign                      /* memberikan huruf pada drive */
    DISKPART> exit                        /* keluar dari Disk Partition */

    USB flash drive akan muncul pada Windows Explorer dan akan memiliki huruf drive, misalnya F:\.

Langkah 3: Membuat USB Flash Drive menjadi Bootable

Sekarang, saatnya untuk membuat  USB flash drive menjadi bootable sebelum dilakukan peng-copy-an data. Akan digunakan Boot Sector Registration Tool (bootsect.exe) yang tersedia pada direktori boot dalam DVD instalasi Windows.

  1. Jalankan Command Prompt dengan mode administrator (Run as administrator), atau boleh menggunakan jendela Command Prompt sebelumnya jika belum ditutup.
  2. Ketikan perintah berikut
    C:\Windows\System32> G:
    G:\> cd boot
    G:\> bootsect /nt60 F:


    • F: adalah USB Drive
    • G: adalah Drive DVD instalasi Windows

Copy DVD Instalasi Windows 8 ke USB Flash Drive

Copy-kan file instalasi Windows ke USB, dapat dilakukan melalui Windows Explorer atau perintah berikut pada Command Prompt

XCOPY G:\*.* F:\ /E /F /H