[Networking] Install Apache + MySQL + PHP pada FreeBSD (Part#2)


MySQL Server

MySQL adalah aplikasi SQL (Structured Query Language) database management system yang bersifat open source. SQL sendiri merupakan bahasa pemrograman terpopuler dalam mengurusi relational database management systems. Relational Database Management System (RDBMS) umumnya menyimpan data dan hubungan antartabel dengan baris dan kolom, sehingga data harus dapat diubah dengan format ini.

MySQL biasanya dikombinasikan dengan PHP untuk membuat halaman web dinamis. Beberapa contoh halaman web dinamis yaitu: WordPress (weblog), MediaWiki, dan phpBB (forum).

Install MySQL

Untuk menginstallnya ketikan perintah berikut pada terminal (harus superuser)

# cd /usr/ports/databases/mysql55-server
# make -D BUILD_OPTIMIZED install clean
# rehash

Catatan: Pada saat tulisan ini dibuat, versi MySQL terakhir adalah versi 5.5.

Konfigurasi MySQL

Jalankan perintah mysql_install_db untuk mengeset grant tables yang dipakai MySQL. Grant tables menyimpan informasi MySQL user permissions dan setting keamanan lainnya. Jalankan perintah baris pertama, jika berhasil lanjutkan jika tampil pesan kesalahan FATAL ERROR: Could not find ./bin/my_print_defaults, jalankan perintah kedua.

# /usr/local/bin/mysql_install_db --user=mysql
# /usr/local/bin/mysql_install_db --basedir=/usr/local --user=mysql

Selanjutnya akan dijalankan daemon MySQL dan pengaturan password root MySQL (ganti localpassword dengan password yang diinginkan:

# mysqld_safe &
# mysqladmin -u root password 'localpassword'

Catatan: Tanda petik tunggal yang mengapit localpassword dibutuhkan.

MySQL menyediakan empat contoh file konfigurasi yang diletakkan di <em>/usr/local/share/mysql</em>. Setiap file dikonfigurasikan khusus untuk server dengan spesifikasi yang berbeda.

  • my-small.cnf untuk system dengan RAM <= 64MB
  • my-medium.cnf untuk system dengan RAM <= 128MB (web server)
  • my-large.cnf untuk system dengan RAM <= 512MB (dedicated MySQL server)
  • my-huge.cnf untuk system dengan RAM <= 2GB (datacenter)

Tentukan file yang sesuai dengan kebutuhan, kemudian copy file tersebut ke /var/db/mysql dengan nama my.cnf. Contoh:

# cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf

Testing MySQL

Atur agar MySQL berjalan otomatis ketika sistem dinyalakan. Buka file /etc/rc.conf:

# ee /etc/rc.conf

Tambahkan baris berikut

mysql_enable="YES"

Simpan dan keluar. Lalu restart MySQL.

# /usr/local/etc/rc.d/mysql-server restart

Coba jalankan perintah untuk melihat list database.

mysqlshow -p
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s